TEKNIK SIPIL UNNES SIAP SUKSES

Rabu, 24 April 2013

LAPORAN MEKANIKA BAHAN UJI KUAT TEKAN BETON


 


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2013
A.         Jadwal Pelaksanaan
Hari/Tanggal : Jumat, 22 Maret 2013
Waktu           : 11.00 WIB-selesai
Lokasi           : Laboratorium Bahan

B.     Dasar Teori
     Salah satu kelebihan bahan beton ini adalah kekuatan tekannya yang jauh lebih besar bila dibandingkan kuat tariknya. Dengan demikian kuat tekan ini merupakan karakteristik mekanis yang lebih penting dipertimbangkan daripada kuat tariknya. Kekuatan tekan beton maksimum didefinisikan sebagai tegangan tekan maksimum yang dapat ditahan oleh bahan beton akibat beban luar.
     Secara praktis kuat tekan beton dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya perbandingan semen, agregat, gradasi agregat, bentuk permukaan agregat, kekuatan dan kekakuan agregat, ukuran maksimum agregat, tingkat / atau derajat pemadatan, jenis dan kualitas semen, umur, perawatan, suhu, jenis dan besarnya bahan tambahan campuran serta mineral pembentuk agregat.
     Penambahan kekuatan beton sangat bervariasi, dari umur muda sampai dengan umur 28 hari penambahan kekuatan tekan adalah besar, namun setelah umur 28 hari variasi penambahan kekuatan tekan ini masih ada tetapi jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan umur sebelum 28 hari. Dengan demikian umur 28 hari dipakai sebagai patokan untuk menentukan kekuatan tekan beton dan biasa disebut sebagai Kuat Tekan Karakteristik.

C. Maksud dan Tujuan
Tujuan Instruksional Umum
   Setelah melakukan percobaan ini, mahasiswa akan dapat mengetahui dan  memahami sifat-sifat fisik, mekanik, dan teknologi beton sebagai bahan bangunan dan jalan dengan benar.
Tujuan Instruksional Khusus
Setelah melakukan percobaan ini, mahasiswa dapat:
a.     Menentukan kekuatan tekan beton
b.    Menghitung kekuatan tekan beton.
c.     Menjelaskan prosedur pengujian tekan beton dengan benar.
d.      Menggunakan peralatan dengan terampil
Maksud
Metode ini dimaksudkan sebagai pegangan dalam pengujian ini utuk menentukan kuat tekan (comperesive strengeth) beton dengan benda uji yang berbentuk silinder yang sudah dibuat dan dimatangkan di laboratorium maupu lapangan.

D.     Alat dan Bahan
Alat :
1.       Neraca o-hauss
2.       Mistar
3.       Bolpoin
4.       Alat dokumentasi
5.       Alat compresive strength machine

Bahan :
1.       Beton kubus (15x15x15)



E.     Langkah langkah

1.       Pertama-tama ukur panjang, lebar, dan tinggi beton dengan menggunakan mistar, agar bisa menentukan volume, dan luas pemanpang dari kubus beton tersebut.


 


2.       Timbang beton kubus menggunakan neraca ohauss agar bisa menentukan massa beton dengan akurat.

 



3.       Setelah selesai melakukan pengukuran, kemudian ukur kuat tekan beton dengan menggunakan alat ukur kuat tekan beton (compresive strength machine)


4.       Letakan beton secara centris.
5.       Jalankan mesin dengan penambahan yang konstan antara 2 sampai
6.       Lakukan pembebanan sampai beton uji menjadi hancur dan catatlah beban maksimum selama proses pengujian benda.
 
7.       Catatlah hasil tersebut.